?>
  • Omiyago_Keripik_Tempe_75gr
  • Omiyago_Keripik_Tempe_75gr
  • Omiyago_Keripik_Tempe_75gr

Omiyago Keripik Tempe 75gr

1 Pack 75 gr

Bahan Dasar :

Tempe Pilihan, Minyak Nabati, Garam, dan Bumbu

Rp21,000
Deskripsi

KERIPIK TEMPE OMIYAGO

Kini Keripik Tempe hadir sebagai salah satu varian produk Omiyago. Camilan ini merupakan olahan tempe kualitas premium yang diiris tipis dan dicampur dengan bumbu pilihan. Keunikan Keripik Tempe Omiyago ini adalah bentuknya yang bulat karena bentuk tempe yang digunakan. Memiliki tekstur renyah sempurna hasil dari proses penggorengan dalam minyak dengan suhu yang tepat dan durasi yang pas, selain itu Keripik Tempe Omiyago ini sangat sedikit kadar minyaknya karena melalui proses pengeringan setelah diangkat dari penggorengan yang menjadikannya tidak berminyak dan nyaman di tenggorokan. Dengan kemasan yang tampil modern, keripik Tempe Omiyago cocok untuk dijadikan sebagai camilan sehari-hari atau lauk makan Anda di rumah bersama keluarga. Memiliki berat bersih 75 gram, produk Keripik Tempe Omiyago dibuat tanpa bahan pengawet oleh UKM pilihan yang telah dikurasi Omiyago dengan pengawasan dari tim ahli sehingga kualitas camilan Keripik Tempe Omiyago tetap terjaga, selain itu produk ini sudah memiliki izin PIRT dari dinas kesehatan yang semakin membuat Anda tak perlu khawatir untuk mengonsumsinya. Jangan lupa untuk menyimpannya di suhu ruang dan terhindar dari sinar matahari agar rasa maupun teksturnya tetap baik saat akan dikonsumsi. Di Omiyago, camilan Keripik Tempe ini dikemas dengan kemasan yang modern sehingga selain cocok untuk oleh-oleh juga sangat cocok untuk dijadikan hadiah atau bingkisan kepada orang-orang terkasih Anda. Omiyago, jaminan mutu setiap camilan khas Nusantara. Kandungan Gizi Tempe

Tempe sangat kaya akan gizi dan sangat baik jika dikonsumsi secara rutin untuk makanan sehari-hari. Tempe kaya akan serat pangan, kalsium, vitamin B, dan zat besi. Selain itu kandungan antioksidan tempe berpotensi untuk digunakan melawan radikal bebas, sehingga dapat menghambat proses penuaan dan mencegah terjadinya penyakit degeneratif yang disebabkan karena gaya hidup yang tidak sehat seperti kanker dan lain-lain. Selain itu tempe juga mengandung zat antibakteri penyebab diare, penurun kolesterol darah, mencegah terjadinya penyakit jantung, hipertensi, dan lain-lain. Komposisi gizi tempe baik kadar protein, lemak, dan karbohidratnya tidak banyak berubah dibandingkan dengan kedelai. Namun, karena adanya enzim pencernaan yang dihasilkan oleh kapang tempe, maka protein, lemak, dan karbohidrat pada tempe menjadi lebih mudah untuk dicerna tubuh dibandingkan yang terdapat dalam kedelai. Oleh karena itu, tempe sangat baik untuk diberikan kepada segala kelompok umur mulai dari bayi atau balita bahkan hingga lansia, sehingga bisa disebut sebagai makanan semua umur. Dibandingkan dengan kedelai, terjadi beberapa hal yang menguntungkan pada tempe. Secara kimiawi hal ini bisa dilihat dari meningkatnya kadar padatan terlarut, nitrogen terlarut, asam amino bebas, asam lemak bebas, nilai cerna, nilai efisiensi protein, serta skor proteinnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna, diserap, dan dimanfaatkan tubuh dibandingkan dengan yang ada dalam kedelai. Ini telah dibuktikan pada bayi dan anak balita penderita gizi buruk dan diare kronis. Dengan pemberian tempe, pertumbuhan berat badan penderita gizi buruk akan meningkat dan diare menjadi sembuh dalam waktu singkat. Pengolahan kedelai menjadi tempe akan menurunkan kadar raffinosa dan stakiosa, yaitu suatu senyawa penyebab timbulnya gejala flatulensi (kembung perut). Mutu gizi tempe yang tinggi memungkinkan penambahan tempe untuk meningkatkan mutu serealia dan umbi-umbian. Hidangan makanan sehari-hari yang terdiri dari nasi, jagung, atau tiwul akan meningkat mutu gizinya bila ditambah tempe. Sepotong tempe goreng (50 gram) sudah cukup untuk meningkatkan mutu gizi 200 gram nasi. Bahan makanan campuran beras dengan tempe, jagung dengan tempe, gaplek dengan tempe, dalam perbandingan 7 banding 3, juga sudah cukup baik untuk diberikan kepada anak balita.
Kandungan Gizi Tempe Antara Lain :

Asam lemak

Selama proses fermentasi tempe, terdapat tendensi adanya peningkatan derajat ketidakjenuhan terhadap lemak. Dengan demikian, asam lemak tidak jenuh majemuk (polyunsaturated fatty acids, PUFA) meningkat jumlahnya. Dalam proses tersebut, asal palmitat dan asam linoleat sedikit mengalami penurunan, sedangkan kenaikan terjadi pada asam oleat dan linolenat yaitu asam linolenat tidak terdapat pada kedelai. Asam lemak jenuh tidak jenuh mempunyai efek penurunan terhadap kandungan kolesterol serum, sehingga dapat menetralkan efek negatif sterol di dalam tubuh.

Vitamin

Ada 2 jenis kelompok vitamin yang terdapat pada tempe, yaitu vitamin yang larut air (vitamin B kompleks) dan vitamin yang larut lemak (vitamin A, D, E dan K).Tempe merupakan makanan dengan sumber vitamin B yang sangat potensial. Jenis vitamin yang ada dalam tempe antara lain vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), asam pantotenat, asam nikotinat, vitamin B6 (piridoksin), dan B12 (sianokobalamin). Vitamin B12 mengalami kenaikan paling signifikan selama proses fermentasi kedelai menjadi tempe di mana aktivitas vitamin B12 meningkat sampai 33 kali selama fermentasi dari kedelai, riboflavin naik sekitar 8-47 kali, sementara piridoksin 4-14 kali, niasin 2-5 kali, untuk biotin 2-3 kali, asam folat hingga 4-5 kali, dan asam pantotenat 2 kali lipat. Kadar vitamin B12 yang ada pada tempe berkisar antara 1,5 sampai 6,3 mikrogram per 100 gram tempe kering. Jumlah ini pun telah dapat mencukupi kebutuhan vitamin B12 setiap individu per hari. Dengan adanya vitamin B12 pada tempe, para vegetarian pun tidak perlu merasa khawatir akan kekurangan vitamin B12, sepanjang vegetarian menambahkan tempe dalam menu hariannya.

Mineral

Tempe mengandung mineral makro dan mikro dalam jumlah yang cukup. Jumlah mineral besi, tembaga, dan zink yang cukup besar. Kapang tempe dapat menghasilkan enzim fitase yang akan menguraikan asam fitat (yang mengikat beberapa mineral) menjadi fosfor. Dengan terurainya asam fitat, mineral-mineral tertentu seperti besi, kalsium, magnesium, dan zink menjadi lebih tersedia dan siap untuk dimanfaatkan tubuh.

Antioksidan

Di dalam tempe terdapat juga kandungan zat antioksidan dalam bentuk isoflavon. Seperti halnya vitamin C, E, dan karotenoid, isoflavon juga merupakan antioksidan yang begitu dibutuhkan tubuh oleh untuk menghentikan reaksi pembentukan radikal bebas. Di dalam kedelai juga terdapat tiga jenis isoflavon, yaitu daidzein, glisitein, dan genistein. Pada tempe, di samping ketiga jenis isoflavon tersebut juga terdapat antioksidan faktor II (6,7,4-trihidroksi isoflavon) yang memiliki sifat antioksidan paling kuat dibandingkan dengan isoflavon dalam kedelai. Mengkonsumsi tempe pun dapat menghambat penuaan karena tempe bila dikonsumsi sehari-hari mengandung antioksidan yang cukup. Karena tempe salah satu sumber antioksidan yang baik, konsumsinya pun bisa dalam jumlah cukup secara teratur dapat mencegah terjadinya proses penuaan dini.

Penelitian yang dilakukan di Universitas North Carolina, Amerika Serikat, menemukan bukti ilmiah bahwa genestein dan fitoestrogen yang terdapat pada tempe ternyata memang dapat mencegah kanker prostat dan payudara. Jadi apakah Anda tetap tidak tertarik untuk mengkonsumsi tempe sehari-hari?

Asal Usul Tempe

Tempe merupakan salah satu makanan tradisional yang asli berasal dari Indonesia. Tempe terbuat dari fermentasi biji kedelai dan ditambahkan dengan ragi tempe lalu diproses beberapa lama. Menurut catatan sejarah kemungkinan pada mulanya tempe diproduksi dari kedelai hitam yang berasal dari masyarakat pedesaan tradisional Jawa dan kemungkinan dikembangkan di wilayah seperti Mataram, Jawa Tengah dan telah berkembang sebelum abad ke-16. Nama "tempe" sendiri berasal dari bahasa kuno sansekerta. Di mana pada masa Jawa kuno terdapat makanan berwarna putih terbuat dari tepung sagu yang disebut tumpi. Tempe segar yang berwarna putih terlihat memiliki kesamaan dengan makanan tumpi tersebut. Selain itu terdapat sumber rujukan dalam sejarah mengenai tempe yang berasal dari Indonesia dari tahun 1875 dalam sebuah kamus bahasa Jawa-Belanda. Dalam catatan sumber lain diungkapkan juga bahwa pembuatan tempe diawali semasa era Tanam Paksa di Jawa pada masa kolonial. Saat itu, masyarakat di wilayah Jawa terpaksa menggunakan hasil pekarangan, seperti singkong, ubi, dan kedelai sebagai sumber pangan. Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia, bahkan para tawanan perang berhasil selamat dari busung lapar karena diberi makan tempe.

Tempe banyak dikonsumsi di Indonesia, tetapi sekarang telah tempe juga telah menjadi makanan yang dikenal di dunia. Apalagi bagi vegetarian yang ada di seluruh dunia banyak yang telah menggunakan tempe sebagai pengganti daging untuk lauk sehari-hari. Sehingga saat ini tempe tidak hanya diproduksi di Indonesia saja, tetapi juga di banyak tempat di berbagai belahan dunia. Berbagai penelitian di sejumlah negara, seperti Jerman, Jepang, dan Amerika Serikat bahkan telah mengembangkan pembuatan tempe agar lebih berkualitas dan cepat, serta memperbaiki kandungan gizi tempe. Tempe dikenal oleh masyarakat Eropa karena diperkenalkan orang Belanda. Yaitu pada tahun 1895, Prinsen Geerlings yang seorang ahli kimia dan mikrobiologi dari Belanda telah melakukan usaha pertama kalinya untuk mengidentifikasi kapang tempe. Perusahaan-perusahaan tempe yang pertama di Eropa pun dimulai beroperasi di Belanda oleh para imigran yang berasal dari Indonesia. Melalui masyarakat Belanda, tempe telah populer di Eropa sejak tahun 1946. Sementara itu, tempe populer di Amerika Serikat setelah pertama kali dibuat di sana pada tahun 1958 oleh Yap Bwee Hwa, orang Indonesia yang pertama kali melakukan penelitian ilmiah mengenai tempe. Di Jepang, tempe telah diteliti sejak tahun 1926 namun memang baru mulai diproduksi secara komersial dan untuk dijual sekitar tahun 1983. Pada tahun 1984 sudah tercatat 18 perusahaan tempe beroperasi di Eropa, ada sebanyak 53 perusahaan tempe di Amerika, dan sekitar 8 perusahaan di Jepang. Di beberapa negara lain, dari berbagai penjuru dunia seperti Republik Rakyat Tiongkok, Taiwan, Sri Lanka, Kanada, hingga ke benua Australia, wilayah Amerika Latin, dan bahkan Afrika, tempe sudah mulai dikenal di kalangan terbatas. Jadi sekarang tidak heran lagi kalau Anda menemukan tempe di luar Indonesia.

Proses Pembuatan Tempe

Ada berbagai metode pembuatan tempe. Namun, teknik pembuatan tempe di Indonesia secara umum terdiri dari tahapan perebusan, pengupasan, perendaman dan pengasaman, pencucian, inokulasi dengan memakai ragi, pembungkusan dengan daun atau plastik, dan fermentasi. Proses pembuatan tempe, biji kedelai direbus. Tahap perebusan ini berfungsi sebagai proses hidrasi agar biji kedelai bisa menyerap air sebanyak mungkin. Perebusan juga bertujuan untuk melunakkan biji kedelai agar menyerap asam pada tahap perendaman. Kulit biji kedelai dikupas saat tahap pengupasan agar miselium fungi bisa menembus biji kedelai selama proses fermentasi berlangsung. Pengupasan dapat dilakukan dengan tangan, diinjak-injak menggunakan kaki atau bisa dengan alat pengupas kulit biji. Setelah dikupas, biji kedelai lalu direndam. Proses tahap perendaman ini bertujuan agar terjadi hidrasi biji kedelai dan membiarkan terjadinya fermentasi asam laktat secara alami. Fermentasi asam laktat terjadi bila sudah muncul bau asam dan buih pada air rendaman akibat pertumbuhan bakteri Lactobacillus. Jika pertumbuhan bakteri asam laktat tidak optimum misalnya saja di negara-negara subtropis, asam perlu ditambahkan pada air rendaman. Fermentasi asam laktat dan pengasaman tersebut ternyata juga bermanfaat untuk meningkatkan nilai gizi dan menghilangkan bakteri-bakteri beracun. Proses selanjutnya adalah pencucian akhir yang dilakukan untuk menghilangkan kotoran yang mungkin saja bisa terbentuk oleh bakteri asam laktat dan proses pencucian ini dimaksudkan agar biji kedelai tidak terlalu asam. Bakteri dan kotorannya dapat menghambat pertumbuhan fungsi.

Produk Terkait

keripik-jamur-tiram-balado-kane-kane

Keripik Jamur Tiram Balado Kane-Kane

Rp 59,000

Terbuat dari jamur tiram yang kaya akan protei...

omiyago-pangsit-original-110-gr

Omiyago Pangsit Original 110 gr

Rp 36,000

Camilan kue pangsit yang terbuat dari terigu den...

banana-chips-ongki-spicy-balado

Banana Chips Ongki Spicy Balado

Rp 34,000

Kini camilan Banana Chips Ongki hadir dan b...

tahu-bulat-soto-pedas-ceuceu

Tahu Bulat Soto Pedas CeuCeu

Rp 33,000

Tahu bulat CeuCeu Bandung terbuat dari tahu bu...

basreng-boboko

Basreng Boboko

Rp 33,000

Basreng Boboko merupakan camilan khas Bandung ...

keripik-kentang-muchy-daun-jeruk

Keripik Kentang Muchy Daun Jeruk

Rp 39,000

Keripik Kentang Muchy merupakan keripik yang t...

mango-crispy-kripon

Mango Crispy Kripon

Rp 62,000

Jual mango crispy atau keripik mangga Kripo...

keripik-pare-so-crispyna

Keripik Pare So Crispyna

Rp 53,000

Jual keripik pare So Crispyna. Merupakan jenis c...

keripik-kemangi-sapi-panggang-cah-ayu

Keripik Kemangi Sapi Panggang Cah Ayu

Rp 51,000

Keripik daun kemangi khas Cah Ayu. Keripik den...

lidi-geli-keju

Lidi Geli Keju

Rp 53,000

Lidi Geli kini bisa dipesan di Omiyago. Merupaka...


Produk Populer

Omiyago Jahe Merah Instan

Omiyago Jahe Merah Instan

Rp 25,600

Jahe Merah Instan kini hadir sebagai salah sat...

Paket Napoleon Keju & Cokelat

Paket Napoleon Keju & Cokelat

Rp 269,000

Bolu Napoleon kini hadir dan bisa dipesan di Omi...

Pia Tomcir Keju Susu

Pia Tomcir Keju Susu

Rp 56,000

Pia atau Bakpia Tomcir kini hadir dan bisa dipes...

Paket Napoleon Keju & Cokelat

Paket Napoleon Keju & Cokelat

Rp 269,000

Bolu Napoleon kini hadir dan bisa dipesan di Omi...

Halua Kenari Oma Yuli

Halua Kenari Oma Yuli

Rp 78,000

Halua Kenari Omya Yuli kini hadir dan bisa dipes...

Pia Tomcir Keju Susu

Pia Tomcir Keju Susu

Rp 56,000

Pia atau Bakpia Tomcir kini hadir dan bisa dipes...

Makaroni Kakarak Jagung Manis

Makaroni Kakarak Jagung Manis

Rp 31,000

Makaroni Kakarak merupakan camilan yang terbua...

Omiyago Jahe Merah Instan

Omiyago Jahe Merah Instan

Rp 25,600

Jahe Merah Instan kini hadir sebagai salah sat...

Omiyago Jahe Merah Instan

Omiyago Jahe Merah Instan

Rp 25,600

Jahe Merah Instan kini hadir sebagai salah sat...

Pia Tomcir Keju Susu

Pia Tomcir Keju Susu

Rp 56,000

Pia atau Bakpia Tomcir kini hadir dan bisa dipes...