Pempek Candy Paket Kapal Selam 5pcs

  • Bagikan di Facebook
  • Paket Pempek Kapal Selam 5pcs - Candy

    Saran penyajian

    Pempek Kapal Selam digoreng dalam minyak panas, kemudian dibelah-belah sebelum disajikan dan disiram dengan kuah cuko/cuka. Lebih nikmat jika dimakan dalam keadaan masih hangat.

    Bahan Dasar

    Ikan yang sudah digiling, Tepung Terigu, Tepung Sagu, Telur Ayam, Garam dan Air

    Rp 94.500

    - +

    Pempek Kapal Selam

    Menurut sejarah, Pempek telah ada di Palembang sejak perantau dari Tionghoa masuk ke Palembang, sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di Kesultanan Palembang – Darussalam. Nama Pempek diyakini berasal dari sebutan “Apek” atau “Pek-Pek”, yaitu sebutan untuk paman atau lelaki tua keturunan Tionghoa.

    Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang Apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan tepian Sungai Musi merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi namun belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik. Saat itu ikan hanya sebatas digoreng dan dipindang. Kemudian Apek tersebut mencoba alternatif pengolahan lain dengan mencampur ikan giling dengan tepung tapioka sehingga menghasilkan makanan baru. Makanan tersebut dijajakan oleh para Apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan “Pek… Apek”, maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai Pempek.

    Pada awalnya, bahan dasar untuk membuat Pempek menggunakan Ikan Belida karena pada saat itu Ikan Belida sangat melimpah di Sungai Musi. Namun seiring berjalannya waktu, Pempek tidak hanya dibuat dari Ikan Belida. Peningkatan permintaan akan Pempek tidak terimbangi dengan jumlah Ikan Belida. Semakin langka dan mahalnya Ikan Belida yang akhirnya membuat penjual Pempek mengganti dengan jenis ikan lainnya seperti ikan gabus, ikan tenggiri, ikan ekor kuning, ikan sebelah dan ikan lainnya dengan rasa yang tetap gurih.

    Penyajian Pempek disuguhi dengan saus berwarna hitam kecoklat-coklatan yang disebut cuka atau cuko (bahasa Palembang). Cuko dibuat dari air yang didihkan dengan gula merah, udang ebi, cabe rawit, bawang putih dan garam. Untuk masyarakat asli Palembang, rasa cuko dibuat dengan pedas. Namun, seiring masuknya pendatang ke pulau Sumatera maka banyak ditemukan cuko dengan rasa agak manis.

    Pempek terdiri dari beberapa jenis, yaitu Pempek Kapal Selam, Pempek Adaan, Pempek Kulit dan Pempek Lenjer. Pempek Kapal Selam adalah jenis Pempek yang paling popular di Indonesia dan menjadi standar bagi setiap pecinta Pempek untuk menilai rasa dari Pempek yang dijual. Tidak ada yang tahu persis dari mana asal penyebutan nama Pempek yang satu ini. Ada yang mengatakan bahwa nama tersebut diperoleh dari bentuknya yang lonjong seperti kapal selam. Ada juga yang menyebut kapal selam karena saat direbus Pempek ini tenggelam dan berada di dasar panci. Pempek Kapal Selam itu sendiri memang baru akan mengapung setelah matang. Dalam pembuatannya, Pempek yang satu ini tidak semudah kelihatannya. Tangan pembuat Pempek ini harus cekatan karena Pempek Kapal Selam berisi satu telur ayam utuh. 

    Belum ada komentar dari pelanggan.

    Tulis komentar Anda

    Pempek Candy Paket Kapal Selam 5pcs

    Pempek Candy Paket Kapal Selam 5pcs

    Paket Pempek Kapal Selam 5pcs - Candy

    Saran penyajian

    Pempek Kapal Selam digoreng dalam minyak panas, kemudian dibelah-belah sebelum disajikan dan disiram dengan kuah cuko/cuka. Lebih nikmat jika dimakan dalam keadaan masih hangat.

    Bahan Dasar

    Ikan yang sudah digiling, Tepung Terigu, Tepung Sagu, Telur Ayam, Garam dan Air

    Tulis komentar Anda

    Produk Pilihan